Farmakoekonomi merupakan suatu bidang ilmu yang memepelajari kajian efektivitas pengobatan ditinjau dari efisiensi biaya. Kajian Farmakoekonomi pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi hal yang fundamental, dimana farmakoekonomi dapat membantu pengambil kebijakan dalam menentukan pilihan terapi yang cost-effective untuk dijadikan pilihan terapi utama dalam suatu pengobatan.

Kuliah Tamu Farmakoekonomi dengan Narasumber Peneliti WHO

Kuliah Tamu Farmakoekonomi dengan Narasumber Peneliti WHO

Perkembangan inilah yang menjadi landasar program studi S1 Farmasi untuk mendatangkan Tenaga Ahli peneliti kajian farmakoekonomi WHO pada Kuliah Tamu Farmakoekonomi yang dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2019. Didik Setiawan, PhD, Apt. adalah dosen dari Fakultas Farmasi Universitas Muhamadiyah Purwokerto. Penelitian-penelitian yang beliau publikasikan adalah mengenai kajian farmakoekonomi vaksinasi kanker serviks, dan beliau merupakan salah satu tim peneliti WHO untuk program global pencegahan kanker serviks oleh WHO. Kegiatan kuliah tamu ini dibuka oleh Ketua Program Studi S1 Farmasi, Valentina Meta Srikartika, MPH., Apt. Beliau menuturkan harapan bahwa dengan kegiatan ini mahasiswa mendapatkan ilmu mengenai penerapan kajian farmakoekonomi, serta mahasiswa dapat termotivasi untuk belajar dan meneliti di bidang farmakoekonomi.

Foto Bersama Kuliah Tamu Farmakoekonomi dengan Narasumber Peneliti WHO

Foto Bersama Kuliah Tamu Farmakoekonomi dengan Narasumber Peneliti WHO