Kepemimpinan

Pola kepemimpinan dalam Program Studi dikelola oleh Ketua  PS dan Sekretaris. Pembagian tugas administrasi di antara ketua PS Farmasi dan  sekretaris tertuang dalam Surat Keputusan Dekan No. 084/H8.1.28/KP/2009. yang bertujuan untuk memperjelas tanggung jawab dan wewenang administrasi diantara ketua PS dan sekretaris serta memperlancar urusan administrasi di tingkat PS. Implementasi surat keputusan Dekan ini adalah ketua PS dan sekretaris PS akan mewakili program studi Farmasi dalam rapat tingkat Fakultas dan universitas untuk selanjutnya mensosialisasikan dan mengkoordinasikan hasilnya dengan seluruh Dosen di program studi. Selain itu, ketua PS juga akan menjadi wakil PS Farmasi secara kelembagaan ketika ada undangan keluar, seperti pada pertemuan (Asosisi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Walaupun secara administrasi program studi Farmasi dipimpin seorang Ketua PS dan dibantu seorang sekretaris, masih ada tim ad hoc yang dibentuk untuk menjalankan kegiatan PS. Tim tersebut yaitu panitia skripsi dan PIO (Pusat Informasi Obat).

Kepemimpinan operasional di tingkat PS, Ketua PS dibantu oleh sekretaris bertanggung jawab terhadap keberlangsungan proses tri darma perguruan tinggi. Hal ini dapat terlihat bahwa semua kegiatan tri darma perguruan tinggi yang dilakukan oleh dosen harus diketahui oleh Ketua PS Farmasi. Ketua PS Farmasi juga bertanggung jawab terhadap semua kegiatan mahasiswa baik kegiatan yang dilakukan atas nama Himafarma Avicenna maupun kegiatan perorangan.